PT Eratex Djaja Tbk

pt eratex djaja tbkPT Eratex Djaja Tbk merupakan perusahaan multinasional yang bergerak dalam produksi tekstil dan berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan yang mulai beroperasi sejak tahun 1974 ini didirikan sebagai perusahaan yang beroperasi tekstil yakni benang dan kain yang merupakan gabungan dari pemilik pabrik di Hongkong dengan konsorsium lokal di Indonesia.

Perusahaan ini berbentuk perseroan terbuka yang mencatatkan diri di bursa efek pada 21 Agustus 1990 untuk sebagian sahamnya. Persetujuan Menteri Keuangan RI No. SI-125/SHM/MK.10/1990 diperoleh pada tanggal tanggal 14 Juli 1990.

Berdasarkan informasi dari situs idnfinancials.com yang diakses 10 Juni 2020, daftar pemegang saham PT Eratex Djaja Tbk  adalah sebagai berikut:

  • PT Buana Indah Garments sebanyak 1.188.582.192 (Saham), modal disetor 8.407.713 (USD), persentase 92,39%
  • Public (each below 5%) sebanyak 97.957.600 (Saham), modal disetor 409.803 (USD), persentase 7,61%

Perubahan produksi dari benang dan kain menjadi pakaian jadi untuk ekspor dilakukan pada tahun 2008. Produk unggulan perusahaan adalah celana dengan bahan yang bervariasi dari denim sampai kain twill halus Italia. Sebanyak 60 persen barang yang dihasilkan adalah celana denim.

Pada tahun 2019, PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) menghasilkan pendapatan sebesar US$86,36 juta, yang meningkat sebesar 13,8% jika dibandingkan dengan pendapatan sebesar US$75,87 juta pada 2018.

Kapasitas produksi perusahaan maksimal 7,8 juta potong garmen setiap tahun yang ditingkatkan dengan pembangunan pabrik pada 2018 dengan target  produksi 15 juta potong garmen per tahun.

Pada 30 September 2008, PT Eratex Djaja Tbk terpaksa menutup divisi tekstil karena mengalami kerugian terus-menerus selama beberapa tahun terakhir akibat dari kalah dalam persaingan yang tinggi dalam produk tekstil (kain dan sarung). Pada 2005, kerugian signifikan dicatatkan sebesar Rp10,81 miliar, menyusul 2006 senilai Rp6,49 miliar.

Alamat

Kantor Pusat
Jl. HR Rasuna Said Kav 3 Blok X-1 Kuningan Timur Setiabudi Jakarta Selatan DKI Jakarta, RT.6/RW.4, Kuningan Tim., Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950, telepon: (021) 5261404

Pabrik
Jl. Soekarno Hatta No. 23 Probolinggo, Jawa Timur

Website

http://www.eratexco.com/

Kasus Perburuhan

Pada 10 Juli 2008, gudang pabrik tekstil di Probolinggo mengalami kebakaran yang merembet ke gudang di sebelahnya. Akibatnya, para pekerja berhamburan keluar menyelamatkan diri. Tiga pekerja mengalami pingsan akibat panik dan terkejut, sebagaimana dilaporkan oleh Detik.com.

Pada 5 September 2018, saat terjadi pemadaman listrik serentak Jawa dan Bali, perusahaan harus memulangkan ribuan pekerja karena tidak ada produksi yang bisa dilakukan. Kapasitas genset yang tersedia tidak mampu untuk kembali menyalakan mesin-mesin produksi.

Pandemi Covid-19, mengungkapkan bahwa pabrik PT Eratex Djaja Tbk mempekerjakan sebanyak 2145 pekerja kontrak yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) karena perusahaan tidak memperpanjang masa kontrak yang berakhir pada 20 Mei 2020. Perusahaan melaporkan kepada Komisi III DPRD Kota Probolinggo dalam rapat dengar pendapat pada 29 Mei 2020 akan mengontrak kembali 410 orang pada 1 Juli, 713 orang pada 13 Juli dan sisanya sebanyak 931 orang akan dikontrak apabila keadaan kembali normal, sementara 93 orang mengundurkan diri, sebagaimana dilaporkan oleh nusadaily.com. 

Perusahaan ini memiliki jumlah pekerja terbanyak di Probolinggo, namun ternyata tidak memiliki serikat buruh, sehingga secara sepihak mengambil kebijakan tanpa masukan dari pihak buruh yang berserikat.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Solidaritas.net
Average rating:  
 0 reviews
* Ingin bergabung menjadi anggota serikat buruh? Hubungi FSEDAR di WhatsApp: +62 877-8801-2740
** Lihat cara berkontribusi di Solidaritas.net di Kontribusi
Informasi pada KONDISI KERJA dapat diulas, diberikan penilaian dan digunakan sebagai informasi untuk membantu advokasi perburuhan, serta mungkin tidak akurat, sehingga harus diperbarui.