PT GUNUNG GARUDA

pt gunung garuda
Logo PT Gunung Garuda
PT. Gunung Garuda adalah salah satu perusahaan swasta yang menjadi bagian dari Gunung Steel Group, didirikan pertama kali pada tahun 1986 dan  menjadi perusahaan pertama yang memproduksi gulungan baja panas.

Sejak tahun 1986, PT Gunung Garuda mulai memproduksi berbagai produksi baja, produk pertama PT. Gunung Garuda adalah H-Beam dan Wide Flange Beam dan berganti  dengan produksi beam pabrikasi.

PT. Gunung Garuda saat ini sudah mengirim hasil produksi ke daerah-daerah di Indonesia, selain itu barang produksi juga diekspor ke berbagai negara, seperti Belgia, Australia, Dubai, Belanda, Inggris, dsb. Dengan investasi yang berkelanjutan di bidang teknologi dan sumber daya manuasia PT. Gunung Garuda menjadi perusahaan baja paling dominan di Asia Tenggara. Saat ini PT. Gunung Garuda yang berlokasi di Jalan Perjuangan No. 8, Tangsi, Sukadanau, Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat 17530, Indonesia memiliki lebih dari 5000 karyawan.

Hasil produksi PT. Gunung Garuda sesuai dengan JIS dan mempunyai kualitas yang sama dengan kualitas internasional seperti ASTM, BIN, DIN, dll. Barang-barang produksi PT. Gunung Garuda:  Angle (HR), Cell Form, H-Beam, Honey Comb, King Cross, Queen Cross, T- Beam, Wide Flange Beam.

Alamat

Alamat: Jalan Perjuangan No. 8, Tangsi, Sukadanau, Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat 17530
Telepon:(021) 8900111

Website

https://www.gunungsteel.com/

Lowongan

(belum tersedia)

Kasus

Pabrik Gunung Garuda mengalami sejumlah kecelakaan kerja dan seringkali didemo oleh warga karena masalah limbah. Pada 29 Juli 2015 terjadi kecelakaan di ruang produksi dimana sebuah tungku besar meletup dan menimbulkan percikan api yang mengenai tubuh karyawan. 12 orang mengalami luka yang harus dirawat di rumah sakit. Satu orang mengalami luka bakar tergolong berat sekitar 70 persen.

Pada 28 Juli 2015, korban yang bernama Aji Musalih (42 tahun dilaporkan meninggal dunia di RS Bhakti Husada, Purwakarta akibat luka-luka yang dideritanya.

Pada 3 November 2015, warga mendemo Gunung Garuda menuntut pencabutan Desa Sukadanau sebagai daerah industri dan membongkar perluasan pabrik PT Gunung Garuda yang dinilai tidak memiliki AMDAL dan izin lingkungan.

Lalu kembali terjadi demo pada 21 April 2016 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang menuntut relokasi pabrik karena dinilai menjadi sumber bencana, polusi udara dan banjir di daerah sekitar lokasi pabrik.

Terkait

2 Comments

Berkomentar