PT. Nagai Plastic Indonesia

Sumber foto: Google Map

PT. Nagai Plastic Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur plastik dan karet. Perusahaan ini didirikan pada bulan Juli tahun 1997 dan memiliki kantor pusat yang berlokasi di Kawasan Bekasi. Perusahaan ini saat ini memiliki jumlah karyawan sekitar 500 orang, baik di bidang manajemen maupun di bidang produksi.

Modal pertama yang digunakan untuk mendirikan Nagai Plastic di Indonesia adalah sebesar 2.8 juta dollar Amerika (sekitar 40 miliar rupiah). Perusahaan berfokus pada desain dan produksi cetak plastik (molding) yang digunakan sebagai komponen elektronik maupun otomotif.

Injeksi molding melibatkan proses material termoplastik untuk mencetak barang-barang yang diinginkan, dari yang sederhana seperti sisir sampai berperan dalam pembuatan printer.

Nagai Plastic Indonesia merupakan cabang dari perusahaan asal Jepang yang bernama Nagai Plastic Industry Co.,Ltd. Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 30 Maret 1961 di kota Nagano. Kini Nagai telah berkembang menjadi perusahaan internasional dengan total modal perusahaan 100 juta yen (sekitar 13,5 miliar rupiah). Presiden direktur dari Nagai Jepang saat ini adalah Masato Wada. Kantor pusat Nagai Plastic memiliki karyawan sejumlah 90 orang.

Nagai Plastic mengklaim memiliki filosofi manajemen yakni memberikan produk-produk berkualitas dari Jepang pada masyarakat di seluruh dunia, sesuai dengan slogan mereka “From Japan, high quality for the world begins now” (Dari Jepang, kualitas terbaik untuk dunia dimulai sekarang).

Nagai Plastic mengklaim bertekad untuk menciptakan nilai-nilai baru bagi manusia dan masyarakat berdasarkan kemampuan teknologi yang komprehensif. Nagai Plastic bertekad untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan dan produksi plastik terkemuka di seluruh dunia. Pendirian perusahaan di Indonesia merupakan respon Nagai Plastic terhadap tuntutan global, memudahkan masyarkat dunia untuk menjangkau berbagai macam produk mereka.

Nagai Plastic memproses secara mandiri semua material yang diperlukan untuk membuat produk mereka termasuk resin, juga dilengkapi dengan perlengkapan mesin memadai seberat antara 50 hingga 1300 ton.

Selain kantor pusat yang berada di Jepang, satu pabrik di Maruko, Jepang dan satu pabrik di Indonesia, Nagai Plastic juga memiliki kantor cabang yang berada di Hong Kong dan China. Sudah berdiri sejak lebih dari 50 tahun lalu, Nagai Plastic klaim telah membangun dan mempertahankan hubungan dan kepercayaan kuat dengan para konsumen yang berada di Jepang dan di seluruh dunia. Hal ini adalah bagian dari strategi perluasan produksi ke luar negeri yang agresif.

Nagai Plastic memiliki perjanjian lisensi untuk Sympress Technology Law (Mitsubishi Gas Chemical Co., Ltd.) dan AGI Technology Law (Asahi Kasei Co., Ltd.) sehingga menjalankan produksi molding dengan sistem produksi yang penuh.

Alamat

Delta Silicon Industrial Park,
Jl. Kruing 2 Blok L9 No.5
Cikarang Selatan-Bekasi Indonesia 17550
TEL.021-89907636 FAX.021-89907638

Kantor Pusat di Jepang

1-37 Kokubun, Ueda, Nagano 386-8588, Japan
TEL: 0268-22-3215 / FAX: 0268-28-1512

Website

http://www.nagaipla.jp/company.php#3 (website kantor pusat)

Perburuhan

Serikat buruh yang ada di PT Nagai Plastic Indonesia adalah Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPEE FSPMI) PT Nagai Plastic Indonesia.

Pada tahun 2014, PT Nagai Plastic Indonesia pernah berselisih dengan 14 buruh yang tergabung dalam Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) karena buruh dipekerjakan dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) secara terus-menerus. Buruh dipekerjakan dengan empat kali PKWT, bahkan ada yang dipekerjakan dengan delapan kali PKWT. Gugatan buruh ditolak seluruhnya oleh pengadilan.

Salah satu dalil pengusaha adalah karena telah ada Perjanjian Bersama tanggal 9 November 2012 antara PUK SPEE dengan pengusaha yang berisi kesepakatan pengusaha mempekerjakan buruh sampai batas waktu berakhirnya PKWT dan tidak wajib memberikan kompensasi apapun.

Pihak buruh mengajukan kasasi, yang berakhir dengan putusan, hanya seorang “penggugat 1” yang dikabulkan pesangonnya senilai Rp3,9 juta, jauh lebih rendah dari tuntutannya sebesar Rp36,8, sementara 13 buruh lainnya tidak mendapatkan apapun. Hal ini karena adanya bukti slip gaji yang membuktikan adanya hubungan kerja pada periode tertentu.

Perkara selengkapnya dapat dibaca di Putusan Mahkamah Agung No. 539 K/Pdt.Sus-PHI/2014.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Solidaritas.net
Average rating:  
 0 reviews
* Ingin bergabung menjadi anggota serikat buruh? Hubungi FSEDAR di WhatsApp: +62 877-8801-2740
** Lihat cara berkontribusi di Solidaritas.net di Kontribusi
Informasi pada KONDISI KERJA dapat diulas, diberikan penilaian dan digunakan sebagai informasi untuk membantu advokasi perburuhan, serta mungkin tidak akurat, sehingga harus diperbarui.